Lakukan Aksi Diluar Tema Debat, Paslon No Urut 3 Picu Kericuhan Debat Pilgub Jawa Barat Putaran Kedua

0
100

Berita Gaya.com – Jakarta– Debat Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 putaran kedua berlangsung ricuh dan mencederai demokrasi. Debat yang awalnya kondusif berubah menjadi rincuh usai  pasangan calon nomor urut 3, Sudrajat-Ahmad Syaikhu mengeluarkan pernyataan dan aksi diluar tema, Senin (14/5/2018).

Insiden kericuhan tak terhindarkan dipicu pernyataan dan aksi pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang menampilkan kaos bernada provokasi bertuliskan #2018AsyikMenang #2019GantiPresiden. Pernyataan serta aksi yang disampaikan diujung debat tersebut tentu saja melenceng dari tema debat. Sebagaimana diketahui bahwa tema debat putaran kedua pemilihan Cagub dan Cawagub Jabar adalah ‘Menjawab Tantangan Pembangunan Berkelanjutan Untuk Rakyat Jawa Barat’, tetapi paslon nomor urut 3 yang diusung oleh Partai Gerindra justru mengeluarkan tema baru soal ‘Pergantian Presiden’.

Melihat para pendukung yang duduk di kursi penonton mulai tak kondusif, moderator pun mencoba mengendalikan situasi. Namun himbauan dari moderator tak diindahkan. Hingga Ketua KPU Provinsi Jawa Barat (Jabar) Yayat Hidayat, turut naik ke atas panggung guna menghimbau dan menenangkan para pendukung yang semakin ricuh. Alhasil, calon gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin mengambil alir dari atas panggung dan meminta para pendukungnya untuk tenang.

Suasana yang sempat menengang dan ricuh berangsur-angur meredam tak kala paslon Cagub nomor urut 2 yang diusung partai PDIP dengan tegas meminta pendukungnya agar tenang. Hasanudin menghimbau kepada pendukungnya yang tersulut emosi untuk tetap tenang dan tidak terpancing provokasi.

Diluar dari kericuhan debat putaran kedua tersebut, akhirnya Ketua KPU Provinsi Jawa Barat (Jabar) Yayat Hidayat memutuskan bahwa pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, melanggar ketentuan debat publik pilkada 2018. KPU akan memberi sanksi kepada paslon yang biasa disapa dengan sebutan Asyik itu.

Menurut Yayat, Bawaslu akan mengeluarkan pernyataan sikap secara resmi terkait insiden ujaran #2019GantiPresiden dalam debat publik kedua Pilkada Jabar yang digelar Senin (14/5) malam. Seruan Sudrajat soal #2019GantiPresiden pada debat publik memicu emosi pendukung paslon lain. Selain rilis resmi, KPU juga akan melayangkan teguran tertulis kepada paslon nomor tiga. Teguran ini terkait dengan pelanggaran administrasi yang mereka lakukan.

Baca Juga: Tak Bersimpatik dan Sebut Bom Surabaya Pengalihan Isu, Kepsek Wanita Ini Diciduk Polisi

Surat teguran itu, lanjut dia, akan diberikan pada Rabu (16/5). Yayat menjelaskan, KPU Jabar sudah memutuskan bahwa ada dua jenis pelanggaran yang dilakukan oleh paslon Sudrajat-Ahmad Syaikhu.

“Ada dua kesalahannya. Pertama, melanggar prosedur debat sebab mereka membawa alat peraga (kampanye), yakni kaus itu (kaus bertuliskan #2019GantiPresiden). Kedua, mereka melanggar tema debat publik,” kata Yayat menegaskan.

Leave a Reply