Sebut Kitab Suci adalah Fiksi, Rocky Gerong Resmi Dipolisikan Abu Janda

0
149

Berita Gaya.com – Jakarta– Pengajar filsafat dari Universitas Indonesia, Rocky Gerung resmi dilaporkan ke polisi akibat ucapannya yang menyebut Kitab Suci adalah hal yang fiksi. Laporan atas Rocky dilayangkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Permadi atau kerap disapa Abu Janda, Rabu (11/4/2018) kemarin.

Rocky menyebut bahwa kitab suci adalah fiksi ketika diundang menjadi narasumber dalam program stasiun televisi berita, Selasa (10/4) malam WIB lalu. Sontak saja pernyataan tersebut menuai ragam reaksi dari masyarakat, termasuk Abu Janda.

“Kalau saya pakai definisi bahwa fiksi itu mengaktifkan imajinasi, maka kitab suci itu adalah fiksi.”, jelas Rocky saat berbicara di salah satu acara televisi.

Akibat pernyataan kontroversial Rocky tersebut, Abu Janda didampingi Sekjen Cyber Indonesia, Jack Boyd Lapian membuat laporan ke Polda Metro Jaya. Abu Janda mengaku ada setidaknya tiga agama yang melaporkan Rocky yakni dari golongan Islam, Kristiani, dan Buddha. Laporan pun sudah diterima dengan nomor : LP/2001/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 11 April 2018. Dalam laporan itu Rocky dijerat dengan Pasal 28 Ayat 2 Juncto Pasal 45A Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Baca Juga: Miris! 18 Tahun Jadi TKI di London Tanpa Kabar, Parinah Dipulangkan Tanpa Bawa Uang

Lebih lanjut Abu Janda mengatakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fiksi memiliki arti rekaan, khayalan, dan tidak berdasarkan pada kenyataan. Sementara kitab suci berdasarkan penjelasan KBBI merujuk pada Alquran, Injil, dan panduan hidup yang dimiliki umat beragama di Indonesia.

“Ini analisa dari teman-teman Cyber Indonesia, secara hukum formal si Gerung itu meskipun tidak menyebutkan agamanya spesifik apa tapi dia sudah kena, sudah kena pasal. Kenapa? Karena kitab suci itu dalam KBBI, kitab suci itu sama dengan equal menuju ke Alquran, Injil, dan semua agama yang diakui oleh sila pertama Pancasila,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/4).

Abu Janda menilai kalimat kitab suci fiksi yang diucapkan Rocky Gerung dapat diartikan bahwa kitab suci hanyalah khayalan dan tidak berdasarkan kenyataan.

“Jadi semua cerita tentang Nabi Muhammad itu adalah khayalan, fiksi, rekaan. Semua (ajaran agama) adalah rekaan, khayalan,” kata Abu Janda.

Abu Janda menyatakan tak akan ada laporan seperti yang disampaikan pihaknya andai Rocky dalam keterangannya tak menyebutkan kitab suci, melainkan hanya kitab.

Leave a Reply