Viral! Mobil Diderek Petugas Dinas Perhubungan, Ratna Sarumpaet Naik Pitam Langsung Telfon Anies Baswedan

0
82

Berita Gaya.com – Jakarta– Sebuah video memperlihatkan mobil aktivis Ratna Sarumpaet diderek oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta viral di jagad maya. Ratna Sarumpaet terlihat marah besar dan lekas menelfon Gubernur Anies Baswedan agar mobilnya tidak diderek.

Dalam video viral itu, Ratna yang mengenakan jilbab putih dan kemeja panjang biru tengah beradu mulut dengan petugas dishub. Ratna mempertanyakan alasan petugas menderek mobilnya karena tidak ada rambu dilarang parkir di lokasi tersebut. Petugas dishub pun menyebutkan bahwa Ratna telah menyalahi peraturan daerah. Namun, dengan suara meninggi, Ratna balik bertanya perda apa yang telah dilanggarnya.

Ratna yang terlihat sudah naik pitam kemudian terdengar mengancam akan langsung menghubungi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sementara itu, petugas dishub tetap mengaitkan ban mobil Ratna ke mobil derek.

“Mana aturannya? Oke, saya telepon Anies sekarang, ya,” kata Ratna dalam video.

Terkait video viral tersebut, Ratna yang sudah dimintai konfirmasi membenarkan kejadian itu terjadi di Taman Tebet, Jakarta Selatan, Selasa pagi pukul 09.00. Saat itu, Ratna dan anaknya yang akan berolahraga memarkirkan kendaraanya di sekitar taman tersebut. Tiba-tiba, sejumlah warga berteriak ke arah Ratna dan menyampaikan mobilnya akan diderek petugas Dishub DKI.

“Saya lagi jalan olahraga dengan anak saya, saya satu putaran berhenti. Saat itu sudah ada orang dishub yang tahu-tahu (mobil dereknya) maju mundur. Lalu orang keamanan bilang (mobil saya) mau diderek,” ujar Ratna saat konfirmasi media.

Ratna merasa kesal karena tidak ada rambu dilarang parkir di lokasinya memarkirkan mobil. Oleh karena itu, ia menghubungi Anies. Namun, telepon tersebut diangkat staf Anies dan Ratna menceritakan kejadian yang dialaminya itu.

Baca Juga: Bacakan Puisi “Ibu Indonesia”, Sukmawati Soekarnoputri Terancam Dipolisikan karena Dianggap Tebar SARA

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, mengaku belum mendapat informasi soal mobil Ratna Sarumpaet kena derek anak buahnya.

“Belum dapat kabar, saya akan cek. Tapi dalam hal penertiban ini kita tidak bicara person to person. Operasi terus dilakukan,” kata Sigit, saat dihubungi meida, Selasa (3/4).

Soal penderekan di lokasi yang tidak terpasang rambu, dia menegaskan kebijakan itu sudah diatur dalam UU. “Termasuk Perda 5 ayat 2 tahun 2014, yang dijelaskan ruang jalan kecuali memang ada rambu perbolehkan larangan parkir, kalau tidak ya ruang jalan tidak boleh ada parkir,” jelas Sigit.

Leave a Reply