Bacakan Puisi “Ibu Indonesia”, Sukmawati Soekarnoputri Terancam Dipolisikan karena Dianggap Tebar SARA

0
124

Berita Gaya.com – Jakarta– Sebuah puisi berjudul “Ibu Indonesia” yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri menuai kontroversi. Pasalnya, isi puisi yang dibacakannya tersebut dianggap menyinggung umat Islam khususnya di Indonesia.

Sukmawati Soekarnoputri membacakan puisi “Ibu Indonesia” yang merupakan hasil karyanya sendiri di acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018. Beberapa isi puisi tersebut jelas menyebutkan beberapa hal terkait azan dan cadar. Sontak saja, hal tersebut membuat beberapa umat Islam tersinggung.

Akibat puisinya itu, beberapa orang yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama bakal melaporkan putri Presiden ke-1 RI Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri, ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Alasan mereka melakukan itu lantaran tersinggung terkait kata-kata dalam puisi dibacakan Sukmawati itu.

Ketua Bidang Advokasi GNPF Ulama Kapitra Ampera mengatakan, laporan terhadap Sukmawati akan dilakukan pada Rabu (4/4) siang. Puisi dibacakan Sukmawati saat itu dinilai mengandung unsur penistaan agama karena membandingkan azan dengan kidung.

“Laporan dari tim advokasi GNPF. Jam 14.00 WIB di Bareskrim Mabes di Gambir, Jakarta Pusat,” kata Kapitra kepada CNNIndonesia, Rabu (3/4).

Meski ramai menjadi perbincangan, Sukmawati membantah puisinya bernada SARA.

“Saya nggak ada SARA-nya. Di dalam saya mengarang puisi. Saya sebagai budayawati berperan bukan hanya sebagai Sukmawati saja, namun saya menyelami, menghayati, khususnya ibu-ibu di beberapa daerah. Ada yang banyak tidak mengerti syariat Islam, seperti di Indonesia timur, di Bali, dan daerah lain,” jelas Sukmawati saat dimintai konfirmasi.

Baca Juga: Dua Bulan Tinggal Bersama Hingga Dicabuli, Seorang Gadis Baru Lapor Polisi Setelah Sadar Kekasihnya Adalah Wanita

Leave a Reply