Waspada Kejahatan Skimming di Mesin ATM, Begini Tips dan Cara Menghindarinya

0
99

Berita Gaya.com – Jakarta– Anjungan Tunai Mandiri (ATM) menjadi sasaran empuk pelaku skimming (penggandaan kartu ATM) belakangan ini. Hal tersebut tentu meresahkan kalangan masyarakat, karenanya pengguna ATM juga harus lebih berwaspada.

Sebagai pengguna kartu ATM, tidak ada salahnya mencoba beberapa hal berikut ini untuk menghindari pembonolan tabungan. Sesuai yang dikatakan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta, biasanya mesin ATM yang jadi sasaran pelaku skimming ini berada di lokasi yang sepi. Sehingga lebih baik jika mengambil uang melalui ATM memilih lokasi yang berada di tempat ramai (misal; tempat perbelanjaan).

Baca Juga: Dituduh Eksploitasi Anak Selama Bertahun-tahun, CW Mengaku Stress

Kedua, akan lebih baik memeriksa keadaan sekitar terlebih dahulu. Apakah ada hal yang mencurigakan seperti sedang diamati oleh seseorang. Pun, jika melihat seseorang terlalu lama di dalam ruang penyedia mesiN ATM yang kondisinya sepi, sebab normalnya seseorang hanya membutuhkan waktu singkat untuk sebuah transaksi menggunakan mesin ATM. Jika terjadi hal mencurigakan demikian, segera laporkan ke petugas keamanan.

Ketiga, periksalah lubang tempat memasukan kartu ATM serta area sekitar tombol untuk menekan PIN. Pastikan di area tersebut tidak ada benda-benda mencurigakan yang terlihat bukan bagian dari mesin ATM. Area tersebut biasanya dipasangi camera kecil untuk melihat PIN atau data kartu oleh pelaku kejahan skimming kartu ATM.

Keempat, setiap kali menekan tombol PIN, gunakan tangan kiri untuk menutupi tangan kanan yang sedang menekan tombol. Hal tersebut dilakukan supaya jika ada camera tersembunyi atau seseorang yang sedang mengintai, PIN Anda tidak dapat terbaca.

Bagian pengawas Bank Indonesia, Eva, juga mengatakan selain perlu melakukan transaksi dengan ditutup oleh tangan, perlu juga untuk melakukan transaksi yang ada petugas keamanannya. Ia juga menambahkan, masyarakat juga harus hati-hati jika ada orang yang meminta data pribadi atau kode One Time Password (OTP) Bank.

“Kalau ada OTP dan tidak melakukan transaksi, tolong diabaikan. Itu yang paling penting. Karena OTP itu ibaratnya pagar untuk tidak membolehkan traksaksi itu berjalan,” kata Eva.

Eva menghimbau masyarakat untuk semakin waspada dan menjaga lingkungan sendiri, salah satunya ketika melihat orang mencurigakan di lokasi ATM.

“Ayo kita saling aware, kadang-kadang juga saya melihat banyak orang tidak peduli, jadi mari kita sama-sama untuk menjaga karena kemungkinan juga kita yang kena,” ujar Eva.

Leave a Reply