Wow! Dibantu FBI, Polisi Berhasil Tangkap Hacker ‘Surabaya Black Hat’ yang Retas Ratusan Situs di Berbagai Negara

0
77

Berita Gaya.com – Jakarta– Sebuah komplotan peretas situs atau hacker yang mengatasnamakan diri sebagai Surabaya Black Hat (SBH) berhasil diamankan oleh Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya. Ada pun oknum yang berhasil diamankan dari komplotan tersebut, yakni NA (21), KSP (21), dan ATP (21).

Ketiga pelaku yang tergabung dalam Surabaya Black Hat diketahui masih berstatus mahasiswa di suatu perguruan tinggi. Meskipun demikian, aksi meretas yang dilakukan SBH bukanlah peretasan situs biasa. SBH diketahui telah membobol 600 situs di 44 negara berbeda termasuk situs milik Amerika Serikat (AS).

Ketiga pelaku itu berhasil diciduk pada Minggu 11 Maret di kawasan Surabaya, Jawa Timur, setelah mendapat informasi dari Federal Bureau of Investigation (FBI) yang menyebutkan ada ribuan situs di Amerika Serikat (AS) yang diretas oleh hacker asal Indonesia.

“Awalnya ada informasi yang masuk ke pusat pelaporan kejahatan, di New York sana, dia monitor adanya sistem elektronik yang dirusak, ada 44 Negara lebih,” kata Kasubdit Cyber Crime Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu.

Para pelaku itu sengaja masuk pada sistem orang lain menggunakan keahliannya dibidang IT. Setelah berhasil menaklukkan sistem keamanan website itu para komplotan hacker itu mengancam admin atau pemilik website untuk membocorkan dokumennya sebelum mengirimkan sejumlah uang. Uang yang diminta itu harus dikirim melalui aplikasi pembayaran elektronik PayPal maupun Bitcoin. Alasannya, agar transaksi mereka sulit diketahui oleh pihak kepolisian.

“Para pelaku tertangkap setelah kami bekerjasama dengan FBI yang mendapat laporan bahwa ada ribuan situs di AS yang diretas oleh hacker asal Indonesia. Petugas langsung tanpa gas menyelidiki keberadaan para heaker tersebut dan ditemukan di daerah Surabaya,” tuturnya.

Saat dilakukan penangkapan, polisi menyita beberapa barang bukti seperti handphone, laptop dan modem. Pelaku dijerat Pasal 30 juncto 46 dan atau Pasal 29 juncto 45 B dan atau 32 juncto Pasal 48 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 3, 4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Leave a Reply