Viral! Terekam Video Minta Uang dan Berkata Kasar Ke Pengendara Motor, 2 Oknum Polisi Dikenai Sanksi

0
131

Berita Gaya.com – Jakarta– Sebuah video yang mencoreng nama lembaga kepolisian Indonesia kembali viral di jagat maya. Dua oknum kepolisian terlihat meminta uang sebesar Rp 150 ribu dan berkata kasar kepada pelanggar lalu lintas.

Video berdurasi 03.51 detik yang diposting oleh akun Facebook Regha Ayahnya Widia pada Selasa (6/3/2018) lalu akhirnya viral. Pasalnya, dalam video tersebut terekam aksi tidak terpuji oleh oknum polisi lalu lintas.

Baca Juga: Miris! Bohongi Suami, Wanita di Ponorogo Ini Tewas Secara Misterius Saat Selingkuh di Kamar Hotel

Dalam video yang beredar tersebut, awalnya terlihat tiga polisi lalu lintas diduga dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menindak seorang pengemudi lantaran membawa muatan berlebih. Seorang oknum polisi membawa kendaraan yang ditindak tersebut, sementara pengemudinya dibonceng oleh anggota polisi lainnya. Pengemudi tersebut ditindak karena diduga melanggar Pasal 307 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Berkendara yang Melebihi Batas Kapasitas.

Dalam video yang diduga direkam oleh si pengemudi motor (korban), tiba-tiba oknum polisi lain yang membawa motornya meminta si pemilik motor membayar uang sejumlah Rp 150 ribu. Namun, pengemudi menolak membayar dengan alasan hanya memiliki Rp 50 ribu. Lantaran tak mau membayar sejumlah uang yang diminta oknum polisi tersebut, tiba-tiba si polisi melontarkan kata-kata kasar pada si pemilik motor. Pemilik motor pun tidak terima dengan perlakuan tersebut.

“Kamu ngomong Anj*ng segala. Gimana maksudnya pak?” terdengar suara si pengendara motor bertanya kepada sang polisi dalam rekaman video yang beredar.

Terkait kejadian tersebut, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengaku telah menyelidiki peristiwa dua oknum Polantas yang diduga meminta uang dan berkata kasar ke pengendara motor itu. Mereka kini telah menerima sanksi.

“Mereka telah diperiksa Propam kemarin. Hasilnya, mereka melakukan kesalahan dan langsung dimutasi dengan distafkan di Pelayanan Masyarakat Polda Metro Jaya,” tutur Halim saat dikonfirmasi, Kamis (8/3/2018).

Leave a Reply