Miris! Para Pimpinan ‘The Muslim Cyber Army’ Penyebar Hoax Ditangkap, Salah Satunya Adalah Dosen

0
125

Berita Gaya.com – Jakarta– Enam orang pimpinan The Muslim Cyber Army (MCA) resmi ditetapkan sebagai tersangka penyebar berita bohong atau hoax yang berisi ujaran kebencian. Para tersangka sendiri berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian di tempat yang berbeda.

Keenam tersangka yang berhasil ditangkap oleh polisi merupakan pimpinan dari grup penyebar hoax, The Muslim Cyber Army (MCA). Mereka memiliki peran sebagai admin dari grup MCA. Sebutan untuk kelompok para admin ini yakni Sniper MCA. Adapun nama-nama dari keenam tersangka, yakni Muhammad Luth (40) ditangkap di Tanjung Priok, Rizki Surya Dharma (35) ditangkap di Pangkal Pinang, Ramdani Saputra (39) ditangkap di Bali, Yuspiadin (24) ditangkap di Sumedang, Roni Sutrisno ditangkap di Palu, dan Tara Arsih Wijayani (40) ditangkap di Yogyakarta.

Baca Juga: Sebarkan Hoax, Dosen Bahasa Inggris di Sleman Diciduk Polisi

Konten-konten yang disebarkan pelaku meliputi isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia, penculikan ulama, dan mencemarkan nama baik presiden, pemerintah, hingga tokoh-tokoh tertentu. Isu bohong yang disebarkan itu termasuk menyebarkan soal penganiayaan pemuka agama dan perusakan tempat ibadah yang ramai belakangan. Tak hanya itu, pelaku juga menyebarkan konten berisi virus pada orang atau kelompok lawan yang berakibat dapat merusak perangkat elektronik bagi penerima. Akibat perbuatan para tersangka, banyak masyarakat yang menjadi resah. Bahkan, isu-isu bohong tersebut dapat menimbulkan konflik dan perpecahan antar masyarakat.

Mirisnya, dalam kasus tercela ini Tara Arsih Wijayani sebagai satu-satunya tersangka wanita ternyata berpfofesi sebagai Dosen Bahasa Inggris di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Pihak UII tidak menampiknya. Namun, Tara disebut bukanlah dosen tetap melainkan hanya dosen yang diperbantukan. Atas kasus yang menjerat Tara tersebutm, pihak UII menyerahkan proses hukum sepenuhnya ke pihak berwajib.

Leave a Reply