Kebijakan Tutup Jalan Jatibaru Bikin Trotoar Padat PKL, Anies Baswedan Resmi Dipolisikan

0
56

Berita Gaya.com – Jakarta– Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat kebijakan terkait penutupan jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, berakibat fatal. Atas kebijakannya tersebut, akhirnya Anies resmi dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan perbuatan yang mengganggu fungsi jalan.

Secara resmi, Cyber Indonesia yang diketuai oleh Muannas Alaidid dan Sekretaris Jenderal Jack Boyd Lapian melaporkan Anies ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya, Kamis (22/2) malam. Muannas mengatakan laporan itu dilakukan setelah melihat dinamika yang terjadi di kawasan Jatibaru. Dia menilai selama dua bulan penutupan jalan dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memiliki payung hukum.

Baca Juga: Viral! Ibu-ibu yang Gigit Tangan Petugas Satlantas Jadi Tersangka

Muannas menilai penutupan Jalan Jatibaru yang awalnya bertujuan untuk pejalan kaki di trotoar justru berbanding terbalik. Seperti fakta lapangan yang sering diberitakan media, trotoar di Jalan Jatibiru justru semakin dipadati oleh pedagang kaki lima (PKL).

“Dari hasil pemantauan kami di lapangan bahwa PKL yang berjualan di Trotoar Kawasan Tanah Abang tidak berkurang bahkan cenderung semakin banyak, mereka mayoritas beralasan tidak mendapatkan bagian di Tenda PKL yang berada diruas jalan Jatibaru,” jelas Muannas saat diwawancarai media.

Dia juga menambahkan bahwa laporan yang ia buat tersebut merujuk pada surat rekomendasi yang dilayangkan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kepada Pemprov DKI untuk mengembalikan fungsi jalan Jatibaru. Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/995/II/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 22 Februari 2018. Dalam laporan tersebut Anies dilaporkan melanggar Pasal 12 Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Leave a Reply