Kebijakan Pengoperasian Becak Oleh Anies-Sandi, Sulut Becak Pendatang Padati Jakarta

0
147

Berita Gaya.com – Jakarta–Diperbolehkannya becak beroperasi di kawasan Jakarta berdasarkan kebijakan Gubernur DKI Jakarta memang banyak menimbulkan pro dan kontra. Di luar itu, kebijakan tersebut ternyata membawa dampak buruk dimana kemudian ramai berdatangan pengemudi becak dari luar daerah yang memadati Jakarta.

Menurut Gubernur Anies adapaun alasan menghidupkan lagi becak sebagai salah satu moda transportasi di Jakarta karena becak masih diperlukan oleh ibu-ibu di kawasan kampung-kampung Jakarta. Becak dapat digunakan bagi mereka yang berbelanja di pasar namun tidak dapat memanfaatkan ojek ataupun angkutan kota karena banyaknya barang bawaan. Ide tersebut sontak saja disambut hangat oleh beberapa pengemudi becak yang biasa mangkal di Tambora, Jakarta Barat.

Anies menjelaskan kebijakan untuk memberi ruang bagi moda transportasi roda tiga itu sudah melewati banyak pertimbangan. “Jadi ini kami atur supaya mereka punya kejelasan,dan dengan begitu harapannya Jakarta terasa sebagai tempat untuk semua. Bukan untuk sebagian orang saja, dan kalau kami lihat kebutuhan warga di tempat tersebut banyak sekali yang menggunakan becak,” tutur Anies di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Rabu 17 Januari 2018.

Menurut Anies, becak hanya diperbolehkan beroperasi untuk angkutan kampung. Becak tidak akan diperbolehkan melintas di jalan-jalan utama di Jakarta.

Baca Juga; Mengejutkan! Terungkap Ada Korban Pelecehan Seksual Lainnya di RS National Hospital Oleh Oknum Dokter

Kabar pengoperasian becak di Jakarta itu pun tersebar hingga ke sejumlah daerah. Tukang becak dari luar kota dikabarkan siap-siap bergerak ke Jakarta. Munculnya tukang becak pendatang ini diduga dimobilisasi oleh kepentingan politik. Sehingga masih dilakukan penggalian informasi lebih dalam mengenai pihak-pihak yang diduga kuat memobilisasi becak-becak di luar daerah tersebut untuk datang ke ibu kota.

Jika benar ada mobilisasi pada pengemudi becak di luar daerah Jakarta, maka bisa dipastikan Jakarta akan dipadati pendatang-pendatang yang mencari nafkah dari becak mereka. Hal tersebut tentu akan membuat Jakarta menjadi kawasan yang lebih padat penduduk. Bisa jadi pula, membeludaknya pengemudi becak akan menyebabkan becak beroperasi tak hanya di jalanan kampung tetapi juga dijalanan kota. Dampak lebih lanjut, tentu kemacetan ibu kota akan jauh lebih parah. Mengantisipasi hal tersebut, Pemrov DKI Jakarta pun kemudian melakukan pendataan pada becak-becak yang akan beroperasi di Jakarta.

Leave a Reply