Selain Alami Pelecehan Seksual, 41 Korban Fedofil Tanggerang Juga Dipaksa Telan Gotri

0
103

Berita Gaya.com – Jakarta– Kejahatan seksual yang kembali terjadi di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten sungguh memprihatinkan. Tak tanggung-tanggung, korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh Wawan Sutiono alias Babeh (49 ) mencapai 41 korban. Korban yang secara keseluruhan masih di bawah umur pun mendapat pendampingan psokologis agar trauma healing tidak berdampak buruk untuk kelanjutan hidup mereka.

Sebelumnya, Babeh berhasil dibekuk polisi di rumahnya di Kampung Akem, Desa Tamiang, Kabupaten Tangerang atas perbuatan pencabulan yang ia lakukan. Pelecehan seksual itu dilakukan dengan kedok ajian semar mesem. Awalnya, polisi mengetahui korban sodomi Babeh hanya berjumlah 25 anak. Namun saat dilakukan penyelidikan lebih lanjut, korban bertambah menjadi 41 orang.

Tak hanya melakukan tindakan pelecehan seksual, tersangka juga memaksa para korban untuk menelan gotri atau logam bulat ukuran kecil. Logam tersebut diklaim sebagai bagian dari ritual saat memberi ajian. Menanggapi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menyatakan, pelor gotri yang telah ditelan 41 anak tersebut berbahaya jika tidak dikeluarkan dari tubuh mereka. Pasalnya, rata-rata 41 anak tersebut ada yang telah menelan pelor gotri hingga 15 butir.

Untuk itu, Dedi Agus  selaku Kasubag TU Pusat Pelayanan Terpadu Dinkes Kabupaten Tangerang, menegaskan perlunya dilakukan pemeriksaan terhadap para korban untuk melihat apakah gotri yang mereka telan masih bersarang diperut.

“Harus dilakukan rontgen dulu untuk mengetahui apakah masih ada gotri tersebut di dalam perut, kalau masih ada maka diagnosanya tergantung pemeriksaan dokter spesialis,” tegas Dedi.

Leave a Reply