Dari Mangkir Sampai Tragedi Tabrak Tiang Listrik, Akhirnya KPK Berhasil Lakukan Penahanan Terhadap Setya Novanto

0
48

Berita Gaya.com, JAKARTA- Setelah kecelakaan menabrak tiang listrik berlalu, akhirnya Setya Novanto kenakan rompi kuning sebagai tahanan. Dengan bantuan kursi roda, Setya Novanto digiring ke Rutan Kelas 1 KPK.

Sebelumnya Setya Novanto selalu mangkir memenuhi panggilan pemeriksaan KPK setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP. Penjemputan paksa yang dilakukan penyidik KPK dikediamannya pun nihil sebab SN kala itu tidak ada di lokasi. Tak sampai di situ, KPK pun direpotkan dengan tragedi kecelakaan yang menimpa SN. Akibat menabrak tiang listrik yang berdiri permanent di pinggir jalan, SN pun harus dilarikan ke Rumah Sakit. Kejadian tersebut tentu menghambat penyidikan yang dilakukan KPK terkait kasus yang menjeratnya.

Beberapa di rawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, KPK menyebut ada pihak yang tidak kooperatif ketika tim penyidik mendatangi RS tersebut untuk melakukan pemeriksaan. Lalu, KPK resmi mengeluarkan surat perintah penahanan untuk Setya Novanto pada Jumat malam (17/11). Namun penahanannya dibantarkan ke RSCM, Jakarta Pusat.

Tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menilai Setya Novanto sudah tidak perlu dirawat inap lagi. Hal tersebut merupakan hasil pemeriksaan menyeluruh dari tim dokter RSCM kepada SN. Tim dokter RSCM juga menyatakan tidak ada indikasi lagi untuk rawat inap. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama RSCM, dr Czeresna Heriawan Soejono, dalam konferensi pers bersama KPK di RSCM, Jakarta, Minggu (19/11/2017).

Akhirnya setelah kewalahan, Minggu (19/11/2017) malam KPK resmi menjemput Setya Novanto di RSCM untuk dilakukan penahanan. Penahanan itu berlaku mulai Jumat, 17 November 2017. “KPK melakukan penahanan terhadap SN selama 20 hari ke depan terhitung 17 November 2017 di Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur cabang KPK,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Leave a Reply