Viral! Video Kekerasan Terhadap Siswa di dalam Kelas Beredar, Pelaku Diduga Wali Murid

0
93

Berita Gaya.com, JAKARTA- Sebuah video yang memperlihatkan aksi kekerasan di lingkungan sekolah kembali menghebohkan publik. Dalam video berdurasi kurang lebih 34 detik itu terekam adegan pemukulan oleh seorang laki-laki terhadap seorang siswa di dalam kelas. Laki-laki brutal tersebut kemudian juga memukuli seorang laki-laki lain yang mengenakan baju batik yang berusaha melerainya.

Video aksi kekeran tersebut viral di media sosial bahkan diunggah pula oleh beberapa akun gosip. Banyak pihak yang menyayangkan kejadian tersebut. Netizen yang menyaksikan video tersebut menduga-duga bahwa pelaku kekerasan terhadap siswa tersebut adalah seorang guru. Namun kabar terkini terkait video tersebut menyebutkan bahwa dugaan tersebut keliru.

Baca Juga; “Iseng” Penyebar Video Mesum di Samarinda Dibekuk Polisi

Melalui keterangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pihaknya menduga lokasi penganiayaan brutal terhadap siswa yang videonya viral itu terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat. Sementara itu, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti pun mengatakan bahwa pelaku kekerasan itu bukanlah guru melainkan wali murid atau orangtua salah seorang siswi di sekolah tersebut. Bahkan sosok laki-laki yang mengenakan baju batik yang turut menjadi korban kekerasan dalam video tersebut merupakan guru.

“Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak dilakukan guru, tetapi orangtua siswa,” ungkap Retno saat dimintai konfirmasi media di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (6/11/2017).

Komisioner KPAI Retno Listyarti menambahkan orang tua murid itu diduga menganiaya siswa sebab anaknya telah dilecehkan. Meski begitu, Retno juga mempertanyakan alasan orang tua itu bisa masuk secara bebas ke kelas di sekolah tersebut. Ia juga menyayangkan jika betul pelaku kekerasan tersebut adalah orangtua siswa. Hingga berita ini diterjunkan, penyelidikan terhadap kasus kekerasan terhadap siswa ini masih terus dilakukan.

 

Leave a Reply