“Iseng” Penyebar Video Mesum di Samarinda Dibekuk Polisi

0
136

Berita Gaya.com, JAKARTA- Pelaku penyebaran video mesum di Samarinda di tangkap polisi. Pelaku tak lain ialah A (19) yang merupakan teman dari pemeran pria dalam video mesum yang beredar. A yang merupakan mahasiswa salah satu kampus di Yogyakarta, kini meringkuk di sel Polresta Samarinda akibat menyebarluaskan video mesum temannya sendiri.

Penangkapan tersangka penyebar video mesum dilakukan dengan kerjasama dengan Polres di Yogyakarta. Tersangka dibekuk pihak kepolisian di kosannya, tepatnya di Yogyakarta. A mengakui jika perbuatannya tersebut dilakukan dengan landasan “iseng”. Mulanya ia mencuri video mesum tersebut dari HP pemeran pria RA (19) yang sedang sakit. A lantas membagikan video mesum temanya tersebut kepada 2 teman lainnya, tak disangka video tersebut akhirnya justru tersebar luas ke publik.

Baca Juga; Kepergok Kamera sedang Begini, Duta Sheila On7 Tuai Komentar Netizen

Kini A pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan meringkuk di penjara Polresta Samarida. Ia dijerat pasal berlapis yakni pasal 27 ayat 1 Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau pasal 35 UU No 44/2008 Tentang Pornografi dengan ancaman 6 tahun penjara.

Seperti diketahui  sebuah video mesum berdurasi lima menit tiba-tiba tersebar melalui aplikasi pesan instan dan juga media sosial, sejak Selasa (24/10/2017) siang. Video mesum tersebut mencuat bersamaan dengan video mesum lain yang diduga diperankan oleh salah satu mahasiswi perguruan tinggi UI. Dalam video tersebut terlihat dua remaja putra putri tengah memeragakan adegan layaknya pasangan suami istri. Kedua pemeran dalam video mesum tersebut diketahui adalah alumni salah satu SMA favorit di Kota Samarinda. Pemeran pria berinisial RA (19) sedang pemeran wanita berinisial (NP).

Kedua pemeran dalam adegan mesum Samarinda tersebut sudah dimintai keterangan. Dari keduanya diketahui bahwa video itu dibuat beberapa tahun lalu di salah satu hotel bintang di kawasan Samarinda Kota ketika keduanya masih berstatus pelajar SMA. Meski sudah diperiksa dan dimintai keterangan sebagai saksi, pihak kepolisian masih belum bisa memastikan apakah status keduannya akan berlanjut menjadi tersangka atau tidak.

Leave a Reply