Paksa Anak Menyembah Matahari, Pria Ini Masuk dalam DPO

0
140

Berita Gaya.com, JAKARTA- Indonesia adalah negara berlandasrkan Pancasila dan UUD 1945. Sila pertama dalam Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Setiap warga negara Indonesia memiliki hak untuk memeluk agama tertentu yang diakui negara sesuai keyakinan. Adapun agama yang diakui di Indonesia adalah Islam, Katolik, Kristen, Hindhu, dan Budha.

Berbicara mengenai agama dan kepercayaan, baru-baru ini warga Probolinggo digegerkan dengan laporan terkait pemaksaan terhadap kepercayaan. Ya, berita menggemparkan ini bermula dari laporan seorang anak berinisial ND (13) yang melaporkan ayah kandungnya sendiri ke polisi lantaran ia dipaksa menyembah matahari.

Berdasarkan laporan ND (13) ia mengaku bahwa sang ayah Misnadi Abdullah alias Adi, warga Desa Krobungan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo dipaksa untuk ikut ritual menyembah matahari. Jika menolak, perempuan yang masih duduk di bangku SMP itu diancam bakal dibunuh. Karena takut, ND sempat mengikuti ajakan Adi hingga akhirnya dia tak tahan dan lapor polisi. Selain memaksa anaknya sendiri, Adi juga rajin menyebarkan ajaran menyembah matahari melalui postingan di akun facebook pribadinya.

Berdasarkan keterangan Kapolres Probolinggo AKBP Fadli Samad yang menangani kasus tersebut saat ditemui Polda Jatim, di Surabaya, Jumat (13/10/2017), selain tersangkut kasus ajaran menyesatkan Adi juga terlibat kasus lain. Adi sendiri saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atas kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan kasus pengeroyokan.

Menanggapi kasus pemkasaan menyembah matahari ini, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab Probolinggo, Muhammad Yasin angkat bicara. Ia mengungkapkan bahwa MUI sangat prihatin dan khawatir dengan ajaran sesat ini. Pihaknya juga sedang menyelidiki, darimana ajaran sesat yang didapatkan Misnadi tersebut.

  IBO Sports

Leave a Reply