Motherland! Menawannya Nasional Costume Dea Rizkita di Ajang Miss Grand International 2017 Tanpa Tiru Budaya Negara Lain

0
236

Berita Gaya.com, JAKARTA- Indonesia diwakili oleh runner up ketiga Puteri Indonesia 2017, Dea Rizkita saat ini sedang mengikuti ajang bergengsi Miss Grand International 2017 yang diadakan di Vietnam. Acara yang sudah digelar sejak 5 Oktober lalu saat ini memasuki sesi The Best National Costume.

Seperti diketahui, tahun 2016 lalu Indonesia yang diwakili oleh Ariska Putri Pertiwi, 3rd Runner-up Puteri Indonesia 2016 berhasil meraih mahkota Miss Grand International. Ariska Putri Pertiwi juga berhasil memenangkan Best National Costume. Pada saat itu Ariska Putri mengenakan busana nasional bertemakan Royal Sigokh. Sigokh sendiri merupakan mahkota khas Lampung dan menjadi simbol keagungan budaya setempat yang dikenakan oleh Kebayam (pengantin) serta Bangsawan.

Dikesempatan Miss Grand International 2017 kali ini pun masyarakat berharap agar Dea Rizkita dapat kembali merebut kemenangan atas The Best National Costume. Dea Rizkita memakai kostum seberat 37 kilogram bertema Motherland atau ibu pertiwi. Kostum tersebut merupakan rancangan Morpachio dan Maya Ratih. Adapun makna dari kostum yang dikenakan Dea Rizkita adalah mengambarkan Indonesia sebagai negara maritim.

Pada sesi The Best National Costume kali ini, 15 National Costume dengan dukungan terbanyak ditambah 10 kostum pilihan juri akan melaju ke 25 besar Best National Costume. Hingga 16 Oktober, publik dapat memberikan dukungan untuk kostum favorit mereka sampai terpilih 10 National Costume dengan dukungan terbanyak. Pemenang akan ditentukan oleh juri diambil dari 10 besar yang tersisa.

Dea Rizkita dan 86 kontestan lainnya dari berbagai negara tampil begitu memukau didepan para juri. Pada kesempatan yang sama wakil Malaysia, Sanjeeda Job membuat masyarakat Indonesia khususnya tercengang lantaran ia memakai kostum kuda warisan yang sebelumnya mendapat cibiran dari publik Tanah Air. Pasalnya, kostum yang ia kenakan mirip dengan kuda lumping khas Jawa. Namun, pihak Miss Malaysia mengakui kostum tersebut terinspirasi dari komunitas suku Jawa yang mendiami sebuah kawasan di Malaysia sejak lampau.

Leave a Reply