Cukup Rp 100 Ribu Bisa Pilih Pasangan Nikah Siri, Owner “wwwdotnikahsirridotcom” Diciduk Polisi

0
90

Berita Gaya.com, JAKARTA- Media sosial kini banyak dimanfaatkan oleh sebagian orang sebagai wadah untuk berusaha via online. Usaha online yang dilakukan dapat berupa usaha menawarkan jasa mau pun barang. Tak ubahnya dengan usaha yang coba dilakukan Aris Wahyudi (49) warga Jatiasih, Kota Bekasi, ia pun berkecimbung dalam usaha online dengan membuat situs “www.nikahsirri.com” yang fungsinya menyediakan jasa bagi konsumen yang ingin menikah siri.

803-aris_wahyudi_49_penggagas_situs_nikahsirri__berita360-718x452.jpg

Jasa nikah siri yang ditawarkan Aris Wahyudi melalui situs yang ia buat pun menuai kontroversi. Pasalnya situs tersebut diduga sebagai situs yang serupa dengan prostitusi online.

Pada situs “www.nikahsirri.comAris Wahyudi menawarkan jasa jual keperawanan  dan keperjakaan pada membernya. Syarat yang Aris ajukan bagi klien atau calon yang hendak menjadi member situs “www.nikahsirri.com” minimal harus mempunyai satu koin mahar. Nilai per 1 koin adalah Rp 100 ribu yang kemudian akan ditransfer ke account pribadi Aris. Koin mahar sebagai syarat yang diajukan Aris lah yang dijadikan sebagai alat transaksi antara mitra (peserta lelang) dan klien (pemilih lelang) dalam situs “www.nikahsirri.com” miliknya tersebut.

nikahsirricom_20170924_162002.jpg

Baca Juga; Sok Jagoan! Pembubaran Kebaktian di Rusun Pulogebang Berujung Permintaan Maaf

Polisi pun akhirnya menciduk Aris Wahyudi yang membuat situs lelang perawan dan perjaka lewat “www.nikahsirri.com” pada, Minggu (24/9) dini hari. Aris Wahyudi pun dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 4, Pasal 29 dan Pasal 30 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Aris Wahyudi juga disangkakan dengan Pasal 27, Pasal 45 dan Pasal 52 ayat 1 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Situs “www.nikahsirri.com” tersebut pun kini sudah resmi diblokir.

Nikah-Siri-Online-DITUTUP-TwitterKominfo-34ofe4j9i8qani94nzdvka.jpg

Sampai saat ini pihak Kepolisian masih terus mendalami kasus penyedia jasa lelang keperawanan yang dibuat oleh Aris. Pihak Kepolisian melalui Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan Jayamarta mengatakan, pihaknya tengah menelusuri siapa saja yang menjadi mitra dan klien pada situs yang mengandung pornografi dan memuat gambar vulgar ini. Polisi juga akan menggali motif mereka yang bergabung menjadi mitra dalam situs tersebut.

720x90-2100

 

Leave a Reply