Sok Jagoan! Pembubaran Kebaktian di Rusun Pulogebang Berujung Permintaan Maaf

0
76

Berita Gaya.com, JAKARTA- Sebuah video yang tersebar melalui akun media sosial Facebook tiba-tiba menjadi viral. Video yang diunggah oleh akun Tedy Harsono Munandar memperlihatkan seorang lelaki yang berlagak jagoan membubarkan acara kebaktian.

pembubaran-kebaktian-di-rusunawa-pulogebang_20170924_114321.jpg

Baca Juga; PSK Online Tewas Usai Gigit Alat Vital Kliennya

Dalam rekaman video yang berdedar di masyarakat terlihat seorang lelaki berbaju hitam lengan panjang berusaha membubarkan acara kebaktian yang sedang berlangsung. Kebaktian tersebut diikuti pula oleh beberapa anak yang masih di bawah umur. Sembari membawa gergaji, linggis, dan palu laki-laki dalam video tersebut tampak berselisihtegang dengan beberapa orang yang mengikuti kebaktian tersebut.

Percekcokan yang terjadi antara pria berbaju hitam dengan beberapa orang dalam kebaktian tersebut menyeret nama Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Pergi dari sini!!!!” perintah lelaki berbaju hitam sambil berteriak.

“Ahok b******!!! Udah dipenjara kan,” seru laki-laki tersebut dengan lantang.

Diketahui peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Sabtu, 23 September 2017, di lantai 3 Blok F Rusun Pulogebang, Jakarta Timur. Laki-laki yang dinilai “sakit jiwa” oleh beberapa netizen yang menyaksikan video tersebut diketahui bernama Nasoem Sulaiman alias Joker. Joker merupakan seorang warga yang bekerja sebagai tukang bangunan yang kebetulan sedang mengerjakan pekerjaan di rusun Pulogebang.

viral.jpg

Setelah video pembubaran kebaktian tersebut beredar luas ke masyarakat. Sosok Joker yang semula “sok jagoan” seketika menjadi tak berdaya. Ia mangatakan tindakan yang ia lakukan tersebut lantaran ia “khilaf”. Melalui surat pernyataan resmi yang diberi meterai, Joker pun meminta maaf atas perbuatan yang telah ia lakukan.

jgo17m       IBO Sports

 

Leave a Reply