Korban PCC Berjatuhan, Polisi Bekuk 5 Tersangka

0
94

Berita Gaya.com, JAKARTA- Belakangan ini banyak orang tua yang resah dengan maraknya kasus penggunaan obat PCC yang menyasar kalangan remaja khususnya SMA. Banyaknya korban berjatuhan juga ramai diberitakan di stasiun TV Nasional.

Seperti yang terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara, puluhan remaja terpaksa dilarikn ke RSJ karena berhalusinasi sampai mengalami kejang-kejang. Hal tersebut diduga terjadi lantaran pengaruh dari obat PCC.  PCC sendiri merupakan obat keras yang tidak boleh dijual sembarangan atau harus seizin dokter.

Menurut Kepala BPOM Sulawesi Tenggara (Sultra) Adilah Pababbari, tablet PCC memiliki kandungan parasetamol, kafein, dan carisoprodol. PCC merupakan obat ilegal yang tidak memiliki izin edar dan dijual perorangan tanpa adanya kemasan. Salah satu kandungan dari PCC sendiri yakni carisoprodol, yang tergolong dalam obat keras berdasarkan surat keputusan Menteri Kesehatan No 6171/A/SK/73 tanggal 27 Juni 1973 tentang Tambahan Obat Keras Nomor Satu dan Nomor Dua.

1505399552_qw.jpg

Pihak kepolisian yang mendapat laporan keresahan masyarakat terkait obat PCC pun tidak ambil diam. Melalui Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto dalam keterangannya pada Kamis (14/9/2017), tim gabungan dari Direktorat Narkoba Polda Sultra, Polres Kendari dan BNNP Sultra telah berhasil menangkap 5 tersangka kasus obat PCC. 5 tersangka berinisial R, FA, ST, WY, dan A.

WY sendiri merupakan seorang apoteker dan A seorang asisten apoteker. Kedua tersangka yang berfrofesi sebagai apoteker dan asisten apoteker tersebut di tangkap di TKP Apotek Qiqa Jalan Sawo-sawo Kota Kendari dengan barang bukti obat jenis Tramadol sebanyak 1.112 butir. Sementara tersangka lainnya ditangkap di lokasi berbeda.

Leave a Reply